PAHLAWANKU (@pahlawannasionalindonesia45_bot): INOVASI TELEGRAM BOT ENGINE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PAHLAWAN NASIONAL BAGI SISWA SD KELAS 4 DAN RELEVANSI KURIKULUM MERDEKA DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang peningkatan pengetahuan pahlawan nasional oleh generasi muda, khususnya siswa SD kelas IV melalui inovasi telegram bot engine serta relevansinya di dalam kurikulum merdeka belajar. Candu terhadap budaya tontonan menyebabkan generasi muda teralienasi dari lingkungannya, salah satu dampaknya adalah adanya dekadensi pengetahuan lokal, tidak terkecuali pengetahuan tentang para pahlawan nasional yang telah memerdekakan bangsa ini. Pengetahuan tentang pahlawan nasional perlu disampaikan khususnya kepada generasi muda untuk membentuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Hanya saja di tengah derasnya arus informasi, penyampaian pengetahuan itu harus dilakukan dengan mengadaptasi teknologi. Tujuan dari tulisan ini adalah mengembangkan media pembelajaran Pahlawanku, yang merupakan media pembelajaran berbentuk aplikasi terintegrasi telegram engine dengan memanfaatkan Internet of Things (IoT). Penelitian ini disusun dengan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menerapkan prosedur ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Proses penilaian dilaksanakan oleh empat orang ahli yang terdiri dari dua orang dosen dan dua orang guru sekolah dasar. Hasil penilaian kemudian dihitung rata- ratanya untuk mengetahui validitas media Pahlawanku yang telah dibuat. Dari hasil penilaian oleh empat orang ahli, diperoleh skor rata-rata sebesar 4.68 dengan kualifikasi sangat baik. Proses pengukuran signifikansi hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran Pahlawanku diukur dengan uji paired sampel sample t-test. Dari hasil uji yang dilakukan, didapatkan t hitung sebesar 4,85, t hitung tersebut dibandingkan dengan t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan db=n1+n2–2(50–2=48) adalah sebesar 2,010. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara sebelum siswa menggunakan media pembelajaran Pahlawanku dengan sesudah menggunakan media Pahlawanku.

Keywords: Media pembelajaran, telegram, pahlawan, IoT